June 30, 2010

Monas dan PRJ

Kemarin, tanggal 29-06-10 gue sama temen gue si Echa berangkat dari Rumah ke Halte Busway depan ITC Cempaka Mas. Kita berdua berencana untuk jalan-jalan ke Monas, setelah itu kita ketemuan dengan Nyokap gue jam 3an di PRJ.

Perjalanan ke Monas

Perjalanan awal, gue diturunin di Halte Busway ITC Cempaka Mas sama supir gue (Iwan). Setelah itu dia beserta, Adek gue (Andika), Nyokap dan sepupu gue (Mbak Nita) langsung menuju Sunter. Mereka mampir dulu kerumah sodara gue untuk membicarakan bisnis apa gitu.

Abis bayar biaya Busway Rp. 3500,- gue pun menununggu selama 5 menit baru kemudian Busway yang ditunggu-tunggu pun datang. Setelah 2 halte Busway gue lewati, gue mikir! "Kayaknya gue salah naik Busway!" dan ternyata BENAR! Gue harusnya naik Busway ke arah Harmoni, bukan ke arah Kalideres. Alhasil gue turun di halte Pasar Senen. Gue naik lagi lah Busway ke arah Harmoni. Perjalanan naik Busway dengan berdiri pun gue jabanin.

Ketololan kedua adalah, sebelum sampai Harmoni SEHARUSNYA gue turun di halte Gambir kalau gue mau ke Monas. Tapi dengan bodohnya, gue gak sadar dan hanya diam setelah halte Masjid Istiqlal pun terlewati. Pas di Halte Juanda gue baru sadar, kalau gue udah GOBLOK banget hari itu!

Gue pun turun dari busway pas di pemberhentian terakhir (Harmoni). Dan gue melanjutkan naik Busway lagi ke arah Blok M dan turun di Halte Monumen Nasional.



Sampai di Monas

Didepan gerbang Utama Monas, ada pamflet Demo hahahhaa Gue sempet-sempetin dulu foto didepan pamflet demo itu hihihihi



Sesampai di Monas, gue pikir bakalan sepi. ENGGAK TAUNYA, RAMA BANGET! Ada rombongan anak SMP dari luar kota dan rombongan SMA dari luar kota juga. Untuk antri sampai bisa naik keatas monas pun PANJAAAAAAAAANNNNNGGGGGGG banget! Alhasil, gue hanya duduk2 di lantai bawah guling-guling di lantai dan kayang disana.



Abis selesai kayang, enggak lama gue jalan keluar dari Monas. Sebelum berencana menuju ke Halte Busway terdekat, gue dan Echa pun berfoto-foto di Relief Patung dideket pintu masuk dari lorong bawah tanah. Setelah berhasil NYIPOK anak SD, gue pun berjalan menuju Halte Busway, soalnya udah jam 2 siang. Takutnya macet kalo mau ke PRJ.




Perjalanan ke PRJ

Dari monas gue jalan nyari halte busway terdekat, yang ternyata adalah Halte Busway Gambir 1. Gue naik Busway dari situ, tadi niatnya mau ke arah Jembatan Merah dan naik Angkot 53 supaya sampai di PRJ. Tapi karena jaraknya Lumayan Jauh, gue mengurungkan niat dan bertanya kepada mas-mas Busway (yang tidak seganteng Mas Danang Setya hehehe)

Gue : Mas kalo mau ke PRJ naik Busway nya dari mana?
Mas Busway : Naik dari sini, tapi transit dulu di Harmoni, nanti dari Harmoni naik ke arah Pulo Gadung dan turun di Halte Balai Kota. Abis itu jalan aja ke Parkitan Irti. Dari situ disediakan Busway untuk ke PRJ gratis!
Gue : Oh gitu ya? Makasih deh ya mas.

Gue dan Echa pun nunggu Busway, setelah Busway nya dateng dan lagi-lagi harus berdiri Busway nya pun jalan. Rute yang ditempuh : Gambir 1 - Istiqlal - Juanda - Pecemongan - Harmoni.

Dari Harmoni lagi-lagi harus berdiri sampai Halte Balai Kota. DAN LAGI-LAGI SAYA BODOH!

Ternyata, untuk ke Halte Balai Kota. Dari Monas gue bisa JALAN KAKI KESANA! Jaraknya juga enggak jauh dari tempat gue Turun Busway pas mau ke Monas (SIAL!)

Akhirnya gue turun di halte Balai Kota dan berjalan ke Parkiran Irti. Sampai sana, tadaaaaaaa.. Yang ngantri Busway BANYAK SEKALI! Nunggu Busway kurang lebih 10 Menit dan ngaret 30 menit setelah itu Busway nya datang juga. Waktu Busway nya dateng, gue sama Echa langsung deketin Pintu Busway nya dong. Tapi orang-orang disekitar gue ada yang ribut-ribut dibelakang. Enggak taunya mereka minta tiket dari orang supaya bisa Naik Busway itu. Dan tiket yang disediakan itu SANGATLAH TERBATAS! Mungkin cuma ada 30-40 tiket yang dibagikan, sementara yang nunggu hampir ada 100 orangan lebih! Dan parahnya lagi, ada yang bilang kalau BUSWAY YANG MENGANTAR KITA KE PRJ HANYA TERSEDIA 2 BIS! Makin kesel lah gue disitu! Mana ada yang berantem juga waktu pembagian Tiket laknat itu. Antara anak muda dan ibu-ibu. Enggak ngerti juga jalan ceritanya, tapi menurut gue itu Norak!

Saking keselnya gue langsung ngomong kenceng ke Echa, ayo Cha kita naik Busway ke arah Jembatan Merah aja!

Sampai di depan Parkiran Irti, gue pun mikir. Butuh waktu banyak kalau mau ke Jembatan Merah. Dan Echa pun bilang "INDONESIA ITU ENGGAK MUNGKIN VAN NGASIH YANG GRATISAN DENGAN JARAK YANG JAUH! PALINGAN JUGA DARI SINI KE PRJ CUMA 20 MENITAN!"

Akhirnya gue sama Echa naik Taksi dari situ! Dan ternyata bener kata Echa, JARAKNYA CUMA SEKITAR 20 Menitan, kita pun bayar taksi hanya 23 ribu! NYESEL banget! Kenapa enggak gue puas-puasin aja di Monas dulu, jam setengah 3 kurang 15 gue baru nyetop taksi dari depan Monas buat ke PRJ! Kenapa gue harus susah-susah ke Harmoni, terus ngantri di Parkiran Irti cuma buat ngemis 1 tiket Busway yang direbutin RATUSAN ORANG MANUSIA?

Sampai di PRJ

Sampailah gue di PRJ, Gerimis waktu itu. Nyokap, adek dan sepupu-sepupu gue masuk dari pintu D dengan ngantri panjaaaaaanggg banget. Sementara gue dan Echa, masuk tanpa antri dari pintu A. Nunggu lumayan lama di pintu masuk D3 sambil ngeliatin anak cowok yang ketauan nyuri lagi dibentak-bentak sama mas-mas satpam yang jagain pintu PRJ.

Setelah ketemu, perjalan dilanjutkan dengan nyari ATM BCA dan MANDIRI. Atm BCA berkeliaran banyak banget di PRJ, sementara Atm Mandiri, susah dicari. Abis itu baru kita jalan-jalan lagi. Rasa kesel gue udah ilang, lantaran dibeliin 2 pack Momogi rasa Jagung bakar dan Coklat sama sepupu gue Hehehehehehee



Abis itu kita jalan-jalan ngeliat-liat dan makan. Pas makan, gue pesen kwetiau dan rasanya ENGGAK ENAK dan harganya MAHAL! (Kalo makan mahal enak gpp, udah mahal gak enak? Nah Lho?!) Intinya gue di PRJ cuma jalan-jalan, makan dan memli barang-barang yang tidak terlalu banyak. Tadinya gue pikir di PRJ itu ada counter Levis, Lee Cooper, Lea dsb, tapi ternyata Celana Jeans yang dijual MURAH adalah celanan jeans Made in Mangga Dua! Yang menurut gue lebih mahal 20-30 ribu dari yang dijual di Mangga Dua. (Prinsip ekonomi anak kostan! hehe)

Adek gue pun juga ngeluh, karena sepatu touring yang dia mau beli TIDAK ADA YANG MENJUAL disana! Juga Box motor kanan-kiri yang adek gue harapkan dari 2 juta bisa jadi 1 jutaan juga ternyata ENGGAK ADA!

Rada kecewa juga sih sama PRJ tahun 2010 ini, selain barang-barangnya kurang bagus. Barang-barang di Matahari nya juga kelihatan seperti yang tidak laku sekitar 5 bulanan yang lalu yang sengaja di obral jadi 40 ribu, dsb. Yang mendingan cuma Stand Makanan dan Helm. Dan yang gue bingungin, kenapa engak ada helm Array? Yang harganya bisa mencapai harga 1 buah motor? -__-"

Waktu mau pulang terus lewat Hall A deket Stand Helm IRS (Kalo gak salah) Gue menemukan yang lucu, imut2 dan konyol. Yap, Badut Zakumi hahahahhaa.. Kenapa gue bilang nih Badut KONYOL? Liat aja nih foto-fotonya dia! Hahahahhaa



*Masih Jaim*



*Sedikit ngaco*



*Jaim lagi*



*Mulai Sok Oke*



*PALING KACAU!*



Nb : Intinya, PRJ tahun 2010 ini KURANG BERKESAN bagi gue! Tapi cukup puaslah bisa jalan-jalan disana. Dan untuk Busway yang mengangkut dari parkiran Irti sampai PRJ, itu SANGATLAH TIDAK BERKESAN SAMA SEKALI!




June 28, 2010

Kota Tua

Hari ini gue main ke Kota tua, start jam setengah 8 pagi gue sama Echa ketemuan di Halte Busway Pasar Rebo. Enggak langsung naik Busway, jam setengah 9 kita baru naik busway. Dari ajm 8 sanpai setengah 9 kita ngobrol-ngobrol dulu. Si Echa curhat tentang pacar si Erdi, juga gebetannya jaman SMP namanya "Asgar" (Nama disamarkan! hehe) dan gue pun cerita tentang pacar gue Razal.

Jam setengah 9 kita baru berdiri dan jalan menuju busway, berdiri dari Pasar Rebo sampai Kp. Melayu. Untung dari Kp. Melayu sampai Pal Putih kita duduk hehehe Nah, kita transit di Pal putih dan ngelanjutin transit ke Harmoni, dari Harmoni baru kita sampai di Stasiun Kota.

Sesampainya di Stasiun Kota, gue dan Echa pun jalan lewat jalanan Bawah tanah menuju ke Museum Fatahillah. Sampai di Museum Fatahillah kami pun berfoto-foto sebelum akhirnya kami tawar-menawar dengan abang-abang yang menyewakan sepeda untuk berkeliling wisata kota tua, mulai dari Museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bahari, Jembatan Kota Intan (Jembatan Merah), Toko merah dan terakhir kembali lagi ke Museum Fatahillah.



Setelah tawar menawar harga sewa sepeda, kami pun sepakat dengan harga 50 ribu untuk 2 buah sepeda sekaligus menyewa abangnya untuk menjadi pemandu wisata kami. Dan kami pun langsung berangkat menuju Pelabuhan Sunda Kelapa. Perjalan ke arah Pelabuhan Sunda Kelapa benar-benara mengerikan. Selain banyak sekali Truk-truk besar yang menuju Pelabuhan, motor-motor yang melintas-pun tidak mau mengalah kepada pengguna sepeda, karena jalan ke arah Pelabuhan itu sedang diperbaiki, maka di perempatan Pelabuhan diadakan sistem Buka-Tutup.



Di Pelabuhan Sunda Kelapa ini kami diberikan pengetahuan oleh abang sepeda tentang asal muasal nama Sunda Kelapa, dan tentang Sejarah Kota Jakarta. Tak lupa, kami pun berfoto-foto disana.



Setelah dari Pelabuhan Sunda Kelapa, kami pun melaju dengan sepeda kami ke Museum Bahari. Biaya yang dikeluarkan untuk masuk kedalam Museum Bahari sangatlah murah. Hanya sebesar Rp. 2000,- saja.



Disana Abang sepeda pun menjelaskan beberapa barang pada jaman dulu yang masih dengan baik dijaga di museum tersebut. Seperti kail ikan, peta pulau dan sebaginya. Di Museum Bahari juga terdapat Relief yang dibuat dengan menggunakan Gabus. Namun jika dilihat dari jauh, tidak tampak seperti Gabus.



Abang sepeda itu pun menjelaskan tentang sebuah Lukisan Foto wanita (sepertinya itu CUt Nyak Dien) yang ada di lantai 2. Dia berkata, "Ini dulu tempat syuting Dunia Lain". Saya pun merasakan hawa yang berbeda begitu masuk kedalam ruangan itu. Dingin dan tampak Mistis. Begitu kami keluar dari ruangan itu, abang sepeda itu pun berkata "Coba deh di cek lagi foto yang tadi didepan lukisan, ada gak gambarnya" begitu gue cek ternyata "ADA". Abang itu pun hanya senyum-senyum. Dan GUE SANGAT YAKIN! Kalau sampai foto di lukisan itu tidak ada, pasti kita akan mendapatkan MALAPETAKA! Entah di datangi ataupun di bunuh! Hahahaha



Kami pun turun ke lantai bawah museum. Ke halaman Belakang. Kami sempat berfoto-foto di kapal yang sebenarnya tidak boleh dinaiki oleh pihak museum hehehe






Setelah itu kami melanjutkan ke Jembatan Kota Intan. Disana pun abang sepeda menjelaskan sejarah Jembatan itu. Dan kami hanya membayar se-Ikhlasnya untuk pihak pengelola Jembatan Kota Intan.



Final Destination, Toko Merah.
Gedung ini sudah ditutup, dalmnya pun kosong, jadi kami hanya bisa berfoto-foto didepan gedung ini saja. Konon dulu kata si Abang sepeda, pernah ada beberapa perusahaan yang menyewa gedung ini. Namun tak sampai lama, perusahaan itu pun pindah. Mungkin gedung ini menyimpan banyak misteri pada jaman dahulu kala hihihihihihii



Setelah itu kami pun kembali ke Museum Fatahillah. Dan membayar biaya jasa Abang sepeda sekaligus memberikan Tip kepada si Abang yang sangat ramah sekali dan banyak senyum hehehehe

Sepulangnya dari Kota Tua, kami naik Busway lagi dari Stasiun Kota menuju Matraman, karena si Echa mau mampir ke 711. Nah, hehehehe Pas kita naik Busway, busway nya penuh. Gue berdiri lagi deh di deket pintu. Dan MAS-MAS BUSWAY NYA GANTENG PARAH! Namanya "Danang Setya" (nama asli bukan editan!) hahahahaha Sepeprtinya gue ke Gep ngeliatin dia pas lagi senyum ke ibu-ibu yang nanya jalan. Dan dari situ dia ngeliatin gue mulu hahahaha

Waktu itu gue berdiri di pintu sebelah kiri dan dia di kanan, TERNYATA busway ke arah Matraman ini tidak hanya membuka pintu di Kanan saja, namun juga membuka pintu di Kiri. Eh, Si Mas Danang Setya ada disebelah gue HAHAHAHAHAHAHA (*tertawa licik! Disini gue sama sekali enggak inget Razal! Serius! Hehehehe) Busway pun penuh BANGET! Sesek gue pingin pingsan. Karena bau-bau dari orang-orang bersatu padu menjadi satu didalam Busway ini -__-"

Tiba saat ketika Mas Danang Setya harus pindah lagi dari pintu Kiri ke Pintu Kanan. Weheeeyyyy.. Ini yang paling gue suka! Di berdiri didepan gue sambil bilang "permisi pak, bu" hehehe Tangan gue kan pegangan eh dia (dengan sengaja atau enggak gue gak tau) megang pegangan yang gue pegang juga Hahahahaha *jadi enak!*

Tapi enggak lama, gue harus turun di Halte Matraman, huhuhuhuhuhuu
Gue rela deh mengarungi Jakarta dan berdiri di Busway asalkan PAM Trans Jakarta-nya Mas Danang hehe


June 24, 2010

30 rahasia wanita yang perlu pria ketahui + 2 ide romantis

1. Bila seorang wanita mengatakan dia sedang bersedih,tetapi dia tidak meneteskan airmata,itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya.

2. Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya,lebih baik kamu beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.

3. Wanita sulit untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang (karena itu banyak wanita yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).

4. Jika sorang wanita jatuh cinta dengan seorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika dia sedang dengan lelaki lain.

5. Bila lelaki yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya,dia akan cair seperti coklat!!

6. Wanita memang menyukai pujian tetapi selalu tidak tahu cara menerima pujian.

7. Jika kamu tidak suka dengan gadis yang menyukai kamu setengah mati,tolak cintanya dengan lembut,jangan kasar karena ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tak akan tahu bila dia telah membuat keputusan,dia akan melakukan apa saja.

8. Jika seorang gadis sedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya,biarkan dia untuk seketika.Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan,cobalah tegur dia perlahan-lahan.

9. Wanita suka meluapkan apa yang mereka rasa.Musik,puisi,lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.

10.Jangan sesekali beritahu kepada perempuan tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tak berguna.

11.Bersikap terlalu serius bisa mematikan mood wanita.

12.Bila pertama kali lelaki yang dicintainya sedang diam memberikan respon positif,misalnya menghubunginya melalui telepon,si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat,tetapi sebenarnya dia akan berteriak senang dan tak sampai sepuluh menit,semua teman temannya akan tahu berita tersebut.

13.Sebuah senyuman memberi seribu arti bagi wanita.Jadi jangan senyum sembarangan kepada wanita.

14.Jika kamu menyukai seorang wanita, mulailah dengan persahabatan.Kemudian biarkan dia mengenalmu lebih dalam.

15.Jika seorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar,tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.

16.Tetapi jika dalam waktu yang sama dia menghubungimu atau menunggu panggilan darimu,teruskan usahamu untuk memikatnya.

17.Jangan sesekali menebak apa yang dirasakannya.Tanya dia sendiri!!

18.Setelah sorang gadis jatuh cinta,dia akan sering bertanya-tanya mengapa aku tak bertemu lelaki ini lebih awal.

19.Kalau kamu masih mencari-cari cara yang paling romantis untuk memikat hati sorang gadis,bacalah buku-buku cinta.

20.Bila setiap kali melihat foto bersama,yang pertama dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya,kemudian barulah dirinya sendiri.

21.Mantan pacarnya akan selalu ada di pikirannya tetapi lelaki yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa di hatinya!!

22.Satu ucapan 'Hi' saja sudah cukup menceriakan harinya.

23.Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.

24.Wanita paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata mata untuk menggaet kawan mereka yang paling cantik.

25.Cinta berarti kesetiaan, jujur dan kebahagiaan tanpa syarat.

26.Semua wanita menginginkan seorang lelaki yang dicintainya dengan sepenuh hati..

27.Senjata wanita adalah airmata!!

28.Wanita suka jika sesekali orang yang disayanginya memberi surprise buatnya (hadiah,bunga atau sekadar kata-kata romantis).Mereka akan terharu dan merasakan bahwa dirinya dicintai setulus hati.Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.

29.Wanita mudah jatuh hati pada lelaki yang perhatian padanya dan baik terhadapnya.So,kalau mau memikat wanita pandai-pandailah..

30. Sebenarnya mudah mengambil hati wanita kerena apa yang dia mau hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa.begitulah wanita..

ide romantis :

Cara Pertama :

Beli 1 packet bunga mawar, 11 bunga asli, 1 bunga palsu, berikan kepada Sang Wanita berikut dengan surat yg bertuliskan "cinta kita takkan pernah putus hingga mawar terakhir layu (agak sedikit basi sih) "

Cara Kedua :

Berikan kepada sang Wanita anda cermin berikut surat yg bertuliskan "Di kaca itu kamu akan melihat wanita tercantik di dunia" (gombal mode: on)






From : Kaskus.us

June 18, 2010

Terlalu - Maliq & D'Essentials

Tak bisa, terus menerus engkau menjaga
Perasaan hati yang terlena
Semakin lama semakin menyiksa

*Oh aku tak ingin terus terbelenggu
Dengan fikiran, tak menentu
Sungguh aku tak bisa,
Membuat ku terlalu..

Jauh mengkhayalkan tentang kita
Ku disini, sepertinya masih berharap
Meski tak mungkin ku menunjukkannya
Kenyataannya, membuat ku sedikit gila

Terlalu, lama kau buat aku menunggu
Setiap ku tanya kau pun tak tau
Semua ini akan menuju

(Back to *)

The Beginning of a Beautiful Life (Album ke-4 MALIQ & d’essentials)



Mengapa judul “The Beginning of a Beautiful Life” jatuh kepada album ke-4 MALIQ & d’essentials? Lantas, apa yang membuat posisi Album ini terasa sangat filosofis dan personal…

“…Jika diibaratkan sebuah buku, bab pendahuluan pada album “The Beginning of a Beautiful Life” adalah lagu pertama berjudul “Beautiful Life”. Lyric lagu ini secara gamblang menjelaskan perjalanan MALIQ & d’essentials sedangkan komposisi musiknya mengingatkan kembali suasana album “1st” dan “Free Ur Mind”. Lagu kedua “Maybe You” yang bergaya 70’s love song membuka cerita album keempat ini. Single pertama “Terlalu” membawa efek soul rock, mencoba menterjemahkan keinginan MALIQ untuk trus nge-band. Lagu cinta “menggelitik” merupakan bagian penting dari setiap karya MALIQ tergambar di lagu “Penasaran”. Eksplorasi vocal Indah membuat lagu “Get Down & Slide” bukan hanya disco track 90’s biasa. Dua tema dalam satu lagu mungkin sering dilakukan dalam live performance, tapi jarang dilakukan dalam proses recording… Kejutan manis pada lagu “Berbeda” memicu kita sebagai musisi dan anda sebagai pendengar untuk mempunyai pemikiran lain dalam menikmati komposisi musik. Soft and long music pada lagu “Menari” menjadi track terakhir album ini, namun bukan merupakan lagu penutup. Gambaran taman bermain di sebuah negeri dongeng yang mengisahkan proses pembuatan album ke-4 yg tertuang pada cover album inilah komposisi trakhir yg menyempurnakan cerita…and we have to say…it is beautiful…”Angga

“…Album “The Beginning of a Beautiful Life” merupakan resume dari apa yang telah kami lakukan di album-album sebelumnya. Kami sangat bangga dan puas dengan hasilnya. Mungkin ini adalah karya terbaik kami sejauh ini…” – Widi

“…Perjalanan bermusik kami tidak hanya membawa perubahan dalam karyakarya musik yang kami bawakan tetapi juga perubahan dalam hidup kami. Musik telah memberikan kesempatan untuk kami menjadi manusia yang seutuhnya. Dan ketujuh lagu yang ada merupakan bagian hidup yang sudah terlewati tapi tak terlupakan…”Indah

“…The Beginning of a Beautiful Life adalah lembaran baru bagi MALIQ & d’essentials. Album ini sangatlah pas menggambarkan bagaimana Maliq saat ini, dewasa, matang dan solid. Titik awal baru setelah segala proses yg Maliq telah lewati…” - Lale

“…Album yang menurut saya dalam pengerjaannya paling menuntut pemikiran penuh juga perasaan penuh, karena yang coba kami terangkan dalam album ini adalah “perasaan” dalam setiap lagunya…”Jawa

“…Setelah membuka Mata, Hati dan Telinga, kini saatnya untuk menikmati indahnya hidup dalam bermusik sekaligus memulai cerita indah yang baru lewat karya musik…”Ifa


Track List :
1. Beautiful Life
2. Maybe You
3. Terlalu
4. Penasaran
5. Get Down and Slide
6. Berbeda
7. Menari

June 17, 2010

You - Ten to five

You did it again
You did hurt my heart
I don’t know how many times

You... I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
and now you let me down

You said you’d never lie again
You said this time would be so right
But then I found you were lying there by her side

You.. You turn my whole life so blue
Drowning me so deep, I just can reach myself again
You.. Successfully tore myheart
Now it’s only pieces
Nothing left but pieces of you

You frustated me with this love
I’ve been trying to understand
You know i’m trying i’m trying

You.. I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
And now you let me down

12 Juni 2010 (My Birthday)

Ulang Tahun yang ke 19, enggak ada yang special. KARENA!
1. Gue sakit mata.
2. Pacar gue (Razal), pendidikan di Magelang. So, dia enggak bisa dateng kerumah dan ngasih kejutan buat gue hehehehehe
3. Sempet ribut sama Nyokap kemaren sore, yang ternyata cuma trik2 dia doang bikin gue gahar!
4. Gue kembali di HINA mati2an sama cewek centil kegatelan yang namanya RAHEL JUNITA SARI yang mukanya kayak apa juga gue enggak tau.
5. Cuma bisa internetan sampe BEGO dirumah.

Sedih jadi gue, Hahahahahahaha

Tapi yang bikin seneng,
Razal (paca gue) nelpon gue jam 00.00.05 wib (jam 12 lewat 5 detik) nyanyi2 sama temennya seBarak Akmil buat gue, abis nyanyi Razal ngomong SELAMAT ULANG TAHUN PRINCESS yang kemudian dilanjutkan dengan teriakan teman2nya dengan kata-kata dari Ahmad "Nikah kantor, nikah kantor, nikah kantor" yang juga diikuti oleh teman2nya yang lain.

Ahmad pun berkata setelah insiden keributan 1 barak itu terjadi "Vania ke Magelang dong, Razal kasian nih matanya katarak liat cowok mulu. Kan Vania tau, cowok-cowok Akmil itu buta cewek cantik. Kalo kesini bawa temennya ya Van yang jomblo2, biar kita enggak seret matanya"
Spontan gue ngakak!
Ahmad ini temen baiknya Razal, dia dari Jogja. Lucu sekali, kata Razal dia lugu belum pernah pacaran hihihihihii

Kebetulan banget gue ulang tahun hari Sabtu, tepat hari dimana Razal boleh pegang Handphone dan menghubungin gue, siang nya Mama sama Papa nya nelpon gue juga untuk mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN SAYANG.. :)

Temen2 gue di Kampus, SMA, SMP, SD, TK, Temen2 rumah dan mantan2 pacar gue yang seAbrek pun mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN untuk gue :)

Tak lupa, Sahabat gue dari kecil Cindy Rizky Beauty dan Sahabat gue dari SD Annisha Ravka Batra juga mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN buat gue :)

Enggak ada yang special, tetapi sangat berkesan.

Well, dengan umur gue yang akan terus bertambah 1 setiap tahunnya, gue harap gue bisa menjadi manusia yang lebih Ikhlas, Sabar, Tabah, Tawakal, Dewasa, Tidak Gampang Emosi dan Bisa lebih menghargai orang lain (*kecuali Rahel tentunya!) AMIN!





Lelaki Idaman :)

Carilah seorang pria yang memanggil mu cantik, bukan hot/sexy
Yang menelepon kembali ketika kamu menutup telpon
Yang mau tiduran di bawah bintang dan mendengar detak jantungmu
Atau mau tetap terbangun untuk melihatmu tidur

Tunggulah seorang laki-laki yang mencium dahimu
Yang mau memamerkan dirimu pada dunia ketika kamu sedang keringetan
Yang menggenggam tanganmu di depan teman-temannya
Yang menganggap kamu tetap cantik tanpa riasan

Seseorang yang selalu mengingatkan kamu, betapa besar kepeduliannya padamu
dan betapa beruntungnya dia memilikimu

Seseorang yang berkata pada temannya: dialah orangnya…
 

Vania Ika Aldida Copyright © 2011 by Vania Ika Aldida